• January 26, 2021
0 Comments

BATU – Budidaya Jamur Tiram merupakan salah satu produk komersial yang dapat dikembangkan dengan teknik yang sederhana. Prospek ekonominya baik, potensi pasar terbuka dan bahkan permintaan pasar yang selalu tinggi memudahkan para pembudidaya memasarkan hasil produksi jamur Tiram.  Masa produksi jamur Tiram relatif cepat dengan periode dan waktu panen lebih singkat dan dapat kontinu.  Budidaya jamur Tiram dapat dikelola sebagai usaha sampingan ataupun usaha ekonomis skala kecil, menengah dan besar (industri).

Dalam mendukung keberhasilan kegiatan Pengembangan Masyarakat Mandiri Pangan yang berupa pemberian bantuan gubug jamur beserta kelengkapannya, pada hari Rabu Tanggal 19 Februari 2020, Seksi Ketersediaan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kota Batu melaksanakan survey CPCL (Calon Penerima Calon Lokasi) di Kelompok Wanita Tani (KWT) “Kartini” dan KWT “Mandiri Sejahtera” di desa Junrejo Kecamatan Junrejo Kota Batu.

Survey CPCL merupakan upaya untuk memastikan kesiapan, keberadaan dan potensi kelompok calon penerima bantuan, apakah kelompok bisa menerima dan memenuhi kriteria atau tidak. Survey sekaligus berguna untuk melihat kepengurusan kelompok, dinamika dan keaktifan, serta aspek lainnya. Hasil dari survey CPCL ini akan digunakan sebagai bahan penilaian dan pertimbangan terhadap kelompok calon penerima bantuan tersebut, yang diharapkan akan mendapatkan kelompok penerima bantuan yang tepat sasaran yaitu sebagian anggotanya tercatat dalam data BDT/DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) yang belum mendapatkan BPNT maupun PKH, dan bantuan yang diberikan akan digunakan sesuai dengan kebutuhan kelompok.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *