• December 2, 2020
0 Comments
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Batu, Ibu Wiwik Nuryati mewakili ibu Walikota Batu menerima penghargaan inovasi Ketahanan Pangan di Surabaya

SURABAYA – Pada Hari Selasa 19 November 2019, Walikota Batu meraih penghargaan Inovasi Peduli Ketahanan Pangan. Penghargaan diserahkan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jawa Timur Hadi Sulistyo, kepada Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Batu Ibu Wiwik Nuryati, mewakili Walikota Batu Ibu Dewanti Rumpoko. Penyerahan diberikan pada puncak acara peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-39 Tingkat Provinsi Jawa Timur, di JX International Convention Exhibition Surabaya. Penyerahan turut disaksikan langsung Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Inovasi Ketahanan Pangan Kota Batu yang berhasil meraih penghargaan adalah kegiatan “Pedang Bang Maskin” (pengisian gudang cadangan pangan pemerintah untuk bantuan pangan masyarakat miskin) di Kota Batu.

Kegiatan “Pedang Bang Maskin”  adalah penyaluran bantuan pangan beras kepada masyarakat miskin penerima manfaat dimaksudkan untuk memenuhi ketersediaan bahan pangan pokok beras setiap bulan. Kualitas beras yang dibantukan adalah beras kualitas premium yang telah diuji oleh Petugas Penguji Kualitas Beras dari Bulog dan Panitia Penerima Hasil Pekerjaan (PPHP) Dinas Ketahanan Pangan Kota Batu. 

Penyerahan secara simbolis bantuan pangan beras oleh Walikota dan Wakil Walikota Batu
kepada penerima manfaat “Pedang Bang Maskin”

Dengan telah tersediannya cadangan beras tiap bulannya maka, masyarakat miskin penerima manfaat dapat menggunakan sebagian uangnya untuk membeli kebutuhan lainnya seperti lauk pauk, sayuran dan buah-buahan yang lebih memenuhi unsur B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman) sehingga nilai konsumsi gizi mereka lebih meningkat.            

Penghargaan Peduli Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur Tahun 2019
Bidang Pemanfaatan Cadangan Pangan Pemerintah (Pedang Bang Maskin)

Dari awal pelaksanaan “Pedang Bang Maskin” yaitu awal tahun 2017 jumlah penerima manfaat adalah sejumlah 3.100 KK, sesuai hasil monev sampai dengan bulan Desember 2019 jumlah penerima manfaat menurun menjadi 2.655 KK.  Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan “Pedang Bang Maskin” telah berhasil menurunkan angka kemiskinan sejumlah 445 KK (14,35%).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *